Titip Rindu Buat Kecebong

Add caption


Kelana menikmati setangkup roti bakar dan segelas teh hangat di Kantin sekolahnya.Suasana pagi itu tak begitu ramai, hanya ada beberapa orang anak saja yang duduk dibangku seberang. Susi dan group artisnya, siBadrun gembul yang doyan ngemil,dan Boni ketua kelas mereka 

Tiba-tiba matanya tertumbuk pada seorang gadis semampai dengan gaya rambut ekor kuda  sedang asyik mengambil sesuatu dari dalam tasnya. Kodok-kodok melompat kegirangan. Kelana kaget.Tak menyangka, hobby yang sangat unik. Siapakah gadis itu?sepertinya dia anak baru?


 “Bon, ada anak baru ya”tanyanya keBoni. “Sepupunya Badrun tuh”jawab Susi yang duduk disebelah Boni yang lagi kepedesan. 
“Eh…napa nama eike disebut” kata Badrun seraya menelengkan kepalanya,mulutnya penuh gorengan. Ntah berapa banyak yang ia habiskan dari tadi.

 “apa bener gadis yang disana itu sodaramu Drun” kata Kelana, sambil menunjuk kearah kolam ikan. Badrun cuek, seolah-olah tak mendengar pertanyaan Kelana.Digigitnya lagi sebuah gorengan.Kelanapun gemes dibuatnya.

“Bu Kantin, ntar makanan Badrun saya yang bayar”teriak Kelana, Badrunpun tersenyum lebar. *“Yey paling tahu deh eike lagi lapangan bola,makasih ya ” 

“Aihs….  Drun, gue kagak ngerti bahasa Bences” sahut kelana kesal.

 Teng…teng…teng….            
  Mereka semua bergegas masuk kekelas masing-masing 

*** 
Gadis tadi menghipnotis Kelana,tubuhnya mungil dengan mata bulat dan gaya rambut ekor kuda. Kelana senyum –senyum sendiri sampai tak tahu Pak Umar Rahadi, guru Matematika berada disampingnya.

“Kelana…tolong kerjakan no 23 di depan” katanya pelan, membuat Kelana hamper jatuh dari kursi. Iapun segera menuju ke papantulis mengerjakan soal yang diperintahkan. Tak sampai 3 menit soal itu sudah selesai ia kerjakan.

 “Loe makan apa siLan,otakmu moncer banget” kataSusi,matanya berkeling manja melihat Kelana. 

“Keraknasi”jawab Kelana bĂȘte.

Dia memang terus terang menghindari Susi yang sejak kelas 10 sudah mengejarnya habis-habisan, sayangnya cewek itu muka tembok, berulang kali ditolak cintanya bukannya patah arah, malah semakin getol mengejar cinta Kelana. Dimatanya hanya Kelanalah mahluk Tuhan yang paling macho. 

Susi, anak seorang juragan ayam. Dulunya wajahnya biasa saja,kulitnya hitam dengan muka penuh jerawat.  Tapi karena sudah dipermak sana-sini, sekarang wajahnya mirip Park Sin Hye,artis Korea. Meskipun Susi sekarang cantik, tak membuat sikap Kelana berubah, ia masih dingin menghadapi Susi. 

Kelana termasuk murid popuper di sekolahnya, selain wajahnya ganteng mirip artis Aliando,badannya atletis otaknya juga encer. Nggak heran banyak cewek yang ngefans sama dia, termasuk Susi. Namun..kelana cuek saja, sampai ada rumor dia adalah seorang Gay.

 *** 

Hari minggu pagi, Badrun masih bergelung ditempa ttidur.Mulutnya sesekali mengeluarkan suara dengkuran keras yang terdengar sampai keluarkamar. Ia bermimpi bertarung melawan serigala.  taring tajamnya serigala itu mencengkram lengan Badrun. 

Sekuat tenaga ia mencoba melepaskan diri dari Serigala. Ia meronta keras dan..brukkkk.iapun terjatuh dari tempat tidur. Badrun membuka mata

 “oh slamet…slamet, ternyata hanya mimp itoh” katanyalega. Kelana tak bisa menyembunyikan rasa gelinya, dia tertawa terbahak-bahak melihatperutgembil Badrun berdansa saat menyentuh lantai.

 “Wkwkkwkwwkwk….dasar pemalas, cepetan bangun”Kelana merebahkan badannya ketempat tidur. Ada yang aneh,tumben kelana pagi-pagi sudah berada dirumahnya, Ahai…ada apakah ini? Hei..jangan-jangan dia jatuh cinta pada sepupunya. Badrun berpikir keras, tapi matanya masih ngantuk berat. Iapun ngorok lagi disamping Kelana. Kelana jadi geregetan melihatnya.

 “ To sotoooooooooooo, monggo mas, bu,paklik, pakdhe, om dan tante..yang mau sarapan soto ayam” Iapun keluar memanggil penjual soto

 *** 

Aroma soto ayam, menggelitik hidung Badrun, perutnya  lapar tak tertahankan. Iapun bangun dengan wajah segar dan segera menyusul Kelana di teras. Tanpa babibu Badrun langsung memesan semangkuk soto, Ia makan dengan lahap, melihat itu Kelana merasa kenyang duluan. 

“Sotonya gue makan ya” Badrun melirik soto milik Kelana yang masih utuh, Kelana menggangguk menggeleng. Dan meneruskan tatapannya ke mulut gang.

 “Sebentar lagi Yuka datang, jam segini mah dia blusukan mencari kecebong di sungai kecil sana” kata Badrun. 

Oh,jadi namanya Yuka…senyum kelana mengembang. Degug jantung Kelana berdetak cepat ketika melihat Yuka dan Bima,adik Badrun datang.

 Mereka berjalan beriringan,tangan Yuka menggandeng lengan Bima sedang tangan satunya membawa ember berwarna pink.

 “Yuka, Bima ayo sarapan soto dulu”Ajak Badrun. Mereka hanya menggeleng dan masuk kerumah. Tanpa sapa,gadis itu melewati Kelana yang hanya bisa melongo menatap punggung Yuka.

 “Loe suka Yuka ya”tembak badrun menohok.Kelanapun gelagapan.Disembunyikannya wajahnya yang memerah menahan malu.”busyet..tahu aja nih anak” gumannya dalam hai. Semenjak kmelihat Yuka kemarin, pikirannya terus tertuju pada gadis itu.I nikah cinta pada pandangan pertama?Umurnya sebentar lagi 18t ahun, dan ia belum pernah berpacaran,padahal banyak gadis yang tergila-gila padanya. Sayangnya trauma masa lalu membuat Kelana tak tersentuh.

 “Yuka….bergabunglah bersama kami disini”teriakBadrun, membuyarkan lamunan Kelana. 
“Aku masih sibuk mas”jawab Yuka.Kelana melongok kedalam.Dengan dibantu Bima gadis itu sibuk memindahkan telur-telur katak kedalam aquarium kecil miliknya. Dikeningnya ada lumpur.Kelana ingin mendekat, tapi dia malu.

 *** 

Senen pagi, Kelana sudah berdiri di depan gerbang sekolah. Ia menunggu Badrun. Dari jauh Ia melihat Yuka dan Badrun berboncengan. Hatinya makin berdebar kencang tak karuan. “Badrun”Ia melambaikan tangannya memanggil Badrun. Yuka hanya melewatinya saja.Kelana semakin penasaran. Sombong amat nih anak,bathinnya.

 Kemudian Ia berbalik mengikuti Yuka. Langkah Yuka makin dipercepat. Badrun tersenyum geli melihat Kelana yang salah tingkah.

 “Yuka berhenti” teriakKelana.Gadis itu berhenti dan menatap wajah Kelana dongkol. Parfum aroma melati menikam jantung Kelana lembut. Dia masih tertegun menatap wajah manis Yuka.

 “Resek amat sih”katanya ketus.

 “Namaku Kelana” jawab Kelana gugup sambil mengulurkan tangannya. Yuka hanya diam tak mengindahkan.

 “Emangnya siapa yang nanya” kata Yuka pergi. Kelana terpaku. Adrenalinnya naik, baru kali ini dia dicuekin oleh seorang gadis. Dibalik pohon, seseorang mengamati kelana dan Yuka dengan rasa cemburu.

 ***  

Bagi Kelana Yuka sosok gadis misterius,dia tak banyak bergaul dengan teman-temannya. Apalagi  tak banyak informasi yang didapat dari Badrun. Sudah 3 bulan Kelana mencoba untuk berbicara dengan Yuka,namun gadis itu selalu  menghindarinya hingga membuat Kelana semakin penasaran. 

Suatu hari sepulang sekolah, Kelana dan Badrun melihat murid 12 A berkerumun di dekat sekolah. Mereka tertawa terbahak-bahak.

 “Hei ratu kecebong, duniamu bukan disini, tapi diluar sana bersama para pembantu” teriak seseorang. Lalu ia melemparkan plastik yang berisi telur kodok kemuka gadis itu. Darah Kelana mendidih, ketika tahu orang yang mereka tertawakan adalah Yuka, gadis yang dicintainya.Tubuh gadis itu kotor,penuh dengan telur katak bercampur lumpur.Didadanya ada tulisan PEMBANTU Seksi. 

 “Gila loe ya Sus, gue nggak nyangka loe jahat gini”

 “Kelana, loe tahu nggak Yuka itu siapa….dia adalah pembantu rumah tangga disebelah rumahku. Bapaknya tukang becak, ibunya jualan dawet didepan pasar. Dulu dia mantan tukang parkir.Ayah Badrun mengajaknya kesini karena tak tega, melihat ponakannya bekerja.Eh dasar tak tahu diuntung,disinipun dia masih bekerja tanpa sepengatuan keluarga Badrun”. Kata Susi berapi-api. 

Yuka berdiri tenang,disekanya lumpur yang menempel diwajahnya, matanya menatap Susi tajam. “Susi…selama kami tak berhutang dan merepotkanmu,kenapa kamu yang sewot” ujarnya dengan senyum sinis, membuat Susi terperangah, dia tak menyangka Yuka akan melawannya. 

Kelana dan Badrun turut terkejut dengan kata-kata Yuka.Mereka bangga pada Yuka karena berani melawan Susi.

 “Ayo kuantar pulang”Kata Kelana sambil menggandeng tangan Yuka. Dia lalu mendekati Susi “Gue nggak suka elu,karena loe sombong dan manja,tolong jangan dekati gue lagi” Mata Susi terbelalak,,airmatanya berderai menatap Kelana dan Yuka masuk ke mobil.   Dia menyadari kecantikan dan uang tak bisa membeli cinta Kelana. 

Mobil Kelana melaju pelan dijalanan yang lumayan sibuk. Suasana didalam mobil tampak kaku. Yuka berkali kali menghela nafas panjang. Kelana sudah menawan hatinya. “makasih ya”ucap Yuka lirih, Kelana hanya tersenyum. Digenggamnya erat jemari Yuka Dia berjanji akan menjadi pelindung Yuka selamanya.


Selengkapnya : http://fiksiana.kompasiana.com/fidiawati/titip-rindu-buat-kecebong_56d3d81bd492735a0d950bc5

Comments

Tulisan Beken