Masih Tentang Menulis

pinterest.com



"emangnya kamu dapat uang dengan menulis di situ?" tanya seorang kawan kepadaku. Aku hanya diam membisu. bila kujawabpun sepertinya percuma. Dia tak bakalan mengerti kenapa aku masih menulis.

Secara logika, menulis tanpa bayaran sesenpun sepertinya tak masuk akal dan tindakan bodoh.  Ngapain pula aku mau rempong menulis tanpa reward. Mending dibuat jualan online atau bisnis lain yang menghasilkan uang. Hari gini loh, uang sepertinya menjadi Priority hidup. Itu menurut mereka.


Tapi bagiku, menulis itu seperti mencari harta karun. Ada rasa puas ketika tulisan tersebut kita publish . Seperti menemukan sebuah harta karun yang membuat adrenalin kita terus terpacu untuk mencari,selesai satu, pingin nyari yang lain yang lebih menantang. Terus begitu...

Menulis membuatku bahagia sebab banyak tantangan disana,otakku akan terus bekerja mencari ide supaya aku bisa membuat sebuah tulisan. Meskipun aku tak tahu apakah apakah tulisan tersebut bagus apa tidak.Yang kulakukan hanya menulis..menulis dan menulis meskipun tanpa bayaran. Karena aku tahu someday aku  dapat reward dari sini.

Tulisanku seperti cermin. Disitu aku belajar mengenal diriku sendiri, bagaimana saat aku sedih,jenuh,galau,marah, gembira dan bagaimana caraku mengatasi masalah.

Dan apakah kamu tahu? Pikiranku kadang seperti monster, penuh dengan berbagai macam ide yang kesemuanya berlompatan ingin keluar. Saat aku masak, mandi, mencuci,membersihkan toilet, bahkan saat aku bekerja. Aku menjadi bergairah sekali....Namun..acapkali ketika aku duduk di depan komputer, jemariku stuck..semua ide buyar, lenyap ditelan suara deru motor di depan rumah. Huff kesel....

 Jadi kuputuskan hanya mendengarkan musik,seraya melihat daun-daun melambai, burung terbang dan awan yang berarak gembira. Menunggu ide muncul.

Bagaimana bila idenya tidak muncul. Kucorat coret aja di buku, dikertas usang atau seperti saat ini...menulis tanpa arti, aku menulis apa yang ada dikepalaku.

So..bila kau tanya lagi kenapa aku menulis? karena aku cinta dan untuk memuaskan hasratku berpetulangan mencari harta karun yang kelak akan kupersembahkan untuk anak cucuku.














Comments

Tulisan Beken