Belum Rezeki

quotesgram.com

Beberapa waktu yang lalu,anakku mengikuti lomba MIPA,yang diselenggarakan oleh salah satu sekolah Tsanawiyah,sejenis SMP dikotaku.

Karena lombanya hari minggu, para siswa yang ditunjuk oleh sekolah berangkat sendiri-sendiri. Nanti ketemu gurunya disana Anakku diantar papanya.


Anaknya yang ikut lomba, emaknya yang deg-degan. Terus aku berdoa semoga hasilnya nanti memuaskan. Suamiku sempat menelpon, kata anakku soalnya lebih mudah dari lomba kapan hari . Memang anakku minggu sebelumnya juga mengikuti lomba MIPA juga, untuk mewakili sekolahnya di bidang IPA. 

Jam 12 lebih mereka pulang.

"Ma...key kalah,dapat nomor buncit" teriak key keluar dari mobil.Suamiku hanya diam saja, aku tahu dia mungkin dia sama sepertiku sedikit kebingungan dengan hasil pengumuman tadi. 

"Nggak papa dek, kan lombanya buat latihan kalah dan menang mah biasa" hiburku pada key, lah yang dihibur malah cuek bebek.

Kadang aku kasihan, tugas sekolahnya banyak belum lagi hafalan, mana lagi belajar buat try out, dia kan sudah kelas 6 plus belajar untuk lomba. Sebagai ibu aku memberinya support, aku mengajarinya untuk fokus pada hal yang paling penting diantara yang penting Contohnya gini saat dia akan try out besok..fokusnya ya try out, setelah dia belajar yang try out baru di waktu senggangnya dia bisa belajar yang lain.
Hari itupun berlalu dengan tenang......

***

"Ma...kemarin Key sebenarnya menang, dan masuk final, karena key sudah pulang, ya sudah didisqualifikasi" teriak key baru masuk pintu rumah. 

"whattttttttt,gimana ceritanya" 

"Iya...kemarin panitia melakukan kesalahan,dan 30 menit setelahnya pengumuman yang sudah di tempel direvisi lagi,pak jum sampai telpon ke ida, nanya no telpon papa supaya balik lagi antar Key..sayang bu ida nggak simpen no papa"

Aku juga nggak mau nyalahin suami n anakku, napa mereka nggak mau nunggu lamaan dikit. Wong sudah kalah, ngapain nungguin, mending pulang, istirahat. Emang sapa juga yang tahu kalau panitia melakukan kesalahan.

"Jiahhhhhhhh, amsiong dah, belum waktunya menang kali nak" 

"ia kali ma, biarin aja dah...toh udah lewat"
Kamipun tertawa ngakak, menertawai kekonyolan panitia dan kesialan kami.Tanpa mau berandai-andai....
Lahhhhh..trus mo gimana lagi, mo gerung-gerung nangis toh sudah lewat. 

Kami jadi belajar dari situ, gimanapun kami berusaha kalau memang belum waktunya menang, ya nggak bakalan menang. 

So..santai waelah









Comments

Tulisan Beken