Teror Game



Image result for cartoon nightmare skeleton free image
pinterest.com

Kamar Yuka masih terang benderang. Sejak sore Ia tak keluar kamar, dan sibuk memainkan Game di handphonenya. Mumpung Mama dan Papa sedang keluar Kota.

Hoaaahemmm” Yuka menguap,dan menoleh ke arah jam weker di meja belajarnya.Jarum panjang menunjuk ke angka 1. Matanya sudah mengantuk,namun terkalahkan oleh rasa penasaran untuk mengalahkan musuh di gamenya.

Iapun bermain lagi……


Aaaaaaarggggggggggggggggg,sana pergi! Jangan ganggu aku” teriak Yuka. Monster dengan wajah tengkorak terus mengejarnya. Yuka melemparinya dengan batu. 

“Buk” lemparan Yuka mendarat tepat di wajah monster itu. Tubuhnya jatuh,menggelinjang,kemudian membelah menjadi banyak. Yuka ketakutan, dan terus berlari. Semua jalan sudah di kuasai monster. Mereka membawa gada dengan gigi gerigi tajam. Yuka terjebak di jalan buntu. Wajahnya pias dengan keringat dingin mengguyur  sekujur tubuhnya. “Mama…mama..tolong, Yuka,” Ia menangis menekuk kedua lututnya.

Assalamualaikum, Alaikum yeach”  Yuka mencari suara lagu yang dinyanyikan Harris J. Tenyata suara itu berasal dari Handphonenya yang tergeletak tak jauh dari tempatnya berdiri. Dia lalu menekan tombol off,seketika monster-monster itupun pergi.

***
Mama dan Papa baru datang dari luar Kota. Mereka terkejut melihat lingkaran hitam di mata Yuka,tubuhnya juga lemas. 

Kamu sakit nak?” Mama memegang kening Yuka. Yuka menggeleng, Ia malu mengakui beberapa hari ini, Ia tak dapat tidur nyenyak karena mimpi buruk. Pelajarannya  di sekolahpun jadi kacau. Karena tak konsentrasi belajar.

Hati Yuka semakin tak nyaman,ketika siang berganti malam. Setelah makan malam, Ia menonton Televisi.

Yuka….tidurlah sayang, besok kamu sekolah kan?” Mama bingung,melihat Yuka membuntuti Mama.

Bolehkah Yuka tidur sama Mama?” tanyanya malu-malu.

“Eh” Mama terkejut.

“Tumben,anak ganteng Mama,tidak berani bobok sendiri?”

“Yuka, mimpi buruk terus Mam” Yuka memandang Mama dengan penuh harap.

“Boleh…dengan catatan,nggak boleh main game,” Yuka mengangguk setuju.

Akhirnya,malam itupun dia tidur dengan tenang tanpa di ganggu mimpi buruk.






Comments

Post a Comment

Tulisan Beken