Legitnya Coklat Di Puslit Kopi Dan Kakao



Hore!!!!!!
Liburan tiba.
Seperti anak lain, Keypun bersuka cinta menyambut datangnya liburan.
“Mama…kita kemana liburan, kali ini?” Saya tersenyum sambil memegang kening. Anak wedok menunggu dengan sabar, berharap ortunya bisa membawanya liburan ke tempat wisata yang asik.

Nah….berhubung budget minim, tak mungkinlah kami membawanya berlibur ke tempat yang dia mau. Bisa di bilang, pilihannya bagus, rerata diatas budget kami. Dan itu kudu ke luar kota.
Key type anak observant, dia suka mengamati daripada bermain-main di wahana permainan. Dan itu tak mudah, meskipun Jember memiliki destinasi wisata, diantaranya ada pantai Papuma, Watu ulo, Payangan yang ada teluk lovenya, Situs duplang, Rembangan, air terjun dll. Sayangnya di beberapa tempat wisata belum terkelola dengan baik, dan jalannya masih jelek. Mana mau Misua di ajak kesana. Belum-belum doski udah complain. Dia kapok pernah di ajak sodara ke Pantai Bandialit.


Setelah ngabisin kopi, kue brownies dan krupuk setoples, akhirnya pilihan jatuh ke PUSLIT (pusat penelitian) KOPI DAN KAKAO. Jember merupakan satu-satunya lembaga penelitian kopi dan kakao di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1911. Di sana, wisatawan dapat belajar tentang proses pengolahan kopi dan kakao dari mulai pembibitan, pengolahan hingga menikmati langsung hasil produksi berupa minuman, cokelat, permen, kue, es krim hingga sabun. Terletak di Desa Nogosari Kec Rambipuji. Sejak tanggal 1 Agustus 2016 di kelola sebagai Destinasi Wisata Edukasi yang terbuka untuk umum. Ajib nih! Liburan sekalian dapet ilmu.Tempatnya nggak terlalu jauh dari rumah kami.

Wokey…lanjut.
Selama perjalanan ke sana. Mata kami benar-benar di manjakan oleh hijaunya hamparan padi dan gunung yang maaf nggak tahu namanya apa. Pohon karet berjejer rapi. Jalannya juga bersih dengan tanaman hanjuang merah yang tertata meneduhkan mata.
Memasuki kawasan PUSLIT KOPI DAN KAKAO, rasa senang kami membuncah. Apalagi hawanya sejuk,  jadi makin betah.

Di depan Gerbang, Satpam menyapa kami dengan ramah lalu mengarahkan kami dimana tempat wisata edukasi.

“Wow!” Ternyata disana sudah banyak wisatawan yang datang berkunjung. Kirain sepi! Hehehhehe..maaf…Saya lupa sekarang  musim liburan. Kebanyakan datang bersama rombongan.

Fasilitas untuk wisatawan tergolong  lumayan lengkap:

Pusat Informasi
Disini selain, bisa membeli tiket kita juga bisa mendapatkan informasi tentang PUSLIT kopi dan Kakao. Tiket masuk kesini Rp.10.000/orang, itu sudah termasuk harga naik mobil wisata keliling perkebunan. 

Guest House
harga permalam antara 300- 350 ribu permalam.Sayang nggak bisa lihat, sehingga nggak tahu isi dalamnya. Kata petugas informasinya sih sekelas bintang 3. Okelah!

Café dan Outlet.
Disini kita bisa menemukan produl turunan yang di hasilkan oleh Puslit Kopi dan Kakao. Kopi yang dihasilkan adalah Kopi Robusta. Sedangkan produk Coklat menghasilkan Merk Vicco. Vicco, katanya lebih terkenal di Luar Negeri daripada di sini. Dan merupakan coklat terbaik. Karena memang doyan coklat, kamipun membeli beberapa batang, termasuk bubuk kakao, dan produk minumannya. Seperti hot coklat.
Dan memang betul sekali. Soal rasa, jangan di tanya. Kalah deh merk lokalan. Bila di suruh menilai antara 1-10 saya kasih nilai 9. Coklatnya benar-benar lumer di mulut dan nancap di hati, lebih gilanya membuat ketagihan. Nggak cukup satu, pingin lagi dan lagi. Eitsss..selain itu disini juga kita bisa menikmati kue-kue dari coklat, ada brownies, pudding coklat, es krim. Ada pula sabun natural yang berbahan dasar kopi dan kakao.  Dan harganya! Sumprit dah murah banget untuk sebuah sabun natural!

 
Masjid
Kalau liburan di sini, nggak usah khawatir takut ketinggalan sholat. Sebab ada tempat ibadah yang lumayan besar, serta bersih. Yang membuat saya salut. Mendekati waktu sholat dhuhur. Mereka menghentikan segala kegiatan untuk wisatawan. Sehingga mereka bisa sholat dengan tenang. Jarang lho men!

Kantin
Bila nggak membawa bekal dan perut keroncongan, nggak usah khawatir. Di sini juga ada kantin. Menunya ada lalapan ayam, lele, telur, tempe, Mie, kopi, the, rempeyek. Soal harga….wes ta lah, ibu-ibu di jamin tenang bin ngakak.

  Mobil Wisata
Nah…ini nih, satu hal yang unik. Mobilnya terbuat dari kayu kopi. Mobil wisata yang saya tumpangi malah designya seperti di café, di tengah-tengahnya ada mejanya pula. Seandainya ada chefnya di situ, rasanya tak terkira, kita bisa lunch atau afternoon tea sambil menikmati kue-kue coklat, keliling perkebunan, itu sesuatu banget.

  Guide
Kejutan lainnya. Di mobil wisata ada juga guidenya. Mereka juga membawa mike, penjelasannya informative,kadang guyon juga. Kita bisa bertanya tentang tumbuhan kopi dan kakao. Baru tahu nih, ternyata tanaman kakao harus di beri tanaman peneduh seperti pohon lamtoro, pisang atau kelapa. Selain itu juga,supaya tak rusak, pinggirannya di tanamin pohon pohon tinggi semisal, pohon mahogany untuk menahan angin kencang. 

Melihat rimbunnya yang menggelantung di batang pohon, air liur menetes,pingin mencicipi. Pingin tahu bedanya rasa kakao unggul dan tidak. Eaaaaa..tapi….tak mungkinlah saya di ijinkan. Wkkwkwkwkw..bisa habis tuh nanti buah, kalau semua pengunjung keinginannya seperti saya.

Tempat Konservasi Binatang
Ada 12 rusa di sini. Kita bisa meminta guide berhenti di sini dan memberi makan hewan-hewan itu. Lucu sekali melihat anak-anak berebutan mengambil rumput. Kata Guidenya, mereka masih menunggu rusa tuturl dari Istana Bogor, dimana pak Jokowi tinggal. Selain rusa, ada juga angsa, kalkun, kambing dan sapi. Kotorannya bisa di buat pupuk.

Tempat Bermain/Gazebo
Karena masih baru, Tempat wisata ini masih perlu pengembangan. Kemarin saya melihat kolam renang dan tempat bermain anak sedang di bangun. Lokasinya berdekatan dengan Konservasi binatang. Ada juga kantinnya. Kalau boleh usul nih, sekalian  saja ada penyewaan untuk naik kuda/keledai. Kalau mau asik boleh juga tuh di tambahin pedati atau dokar wisata. Tracknya tentu saja berbeda dengan mobil wisata. Supaya wisatawan ada alternative. 

Satu catatan, tempat wisata ini, sangat layak di kunjungi, apalagi dengan pelayanannya yang bagus. TOP!










Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Post a Comment

Tulisan Beken