My Journey, Kembali Ke Allah #1

 Mengharap Saat Bersedekah

Saya merenung, setelah membaca buku  Ust Yusuf mansyur tentang Boleh Ngarep Nggak Sih. 


Bersedekah, memang harus ikhlas. Tapi kenyataannya, saya nggak. Sebab saya ngarepin Allah supaya mengabulkan apa yang yang saya inginkan. Sedekah bagi saya seperti alat supaya Allah lebih ingat dan care kepada saya. lantas....apakah saya perhitungan sama Allah? Hmmm mungkin.

Contohnya seperti  saat saya mengalami beratnya ujian perkawinan, dimana saya harus menjual cincin kawin berlian satu-satunya. Kemudian uangnya saya sebarkan ke anak yatim dan janda-janda tua fakir. Saya dengan sadar, meminta mereka supaya mendoakan perkawinan kami, supaya kami kembali rukun. Dan alhamdulillah perkawinan kami yang sudah di ujung tanduk, baik kembali.

Contoh lain, Almarhum abah nazaknya, Ya Allah...nazaknya susah sekali. Hampir dua hari beliau di siksa,  Sepertinya abah berat meninggalkan kami. Dada saya sampai sesak melihatnya. Kemudian saya berinisiatif memberikan sedekah kepada tetangga yang memang nggak punya, minta di doakan supaya abah di mudahkan jalannya. Dan Alhamdulillah. Setelah mereka mendoakan, abah mudah kembali kepadaNYA.

Setelah, mengalami sendiri keberkahan sedekah. Saya makin kepincut. Janji Allah, benar-benar luarbiasa, memberikan apa yang di inginkan ummatnya. Sungguh.....membuat saya makin malu, sebab apa yang saya berikan tak sebanding dengan nikmat yang Allah berikan pada saya.

Semoga saja, rezeki saya mengalir deras, sehingga saya bisa membantu banyak orang. Aamiin

Ya sudah gitu saja
nanti sambung 
 

Comments

Tulisan Beken