Si manis, Klepon




Bulan puasa pertama, saya mendapat bagian pertama untuk pembagian snack untuk Taddarus dimasjid. Hmmm….mo bikin apa yach, camilan dan minuman yang enak dengan biaya murah. Wkwkkwkwkw….ujung-ujungnya masih mikirin biaya. Beginilah kalo menjadi ibu rumah tangga, kudu pinter ngatur keuangan.Halah

Meskipun suami sudah  menyarankan untuk membeli. Namun saya tolak. Bukan gimana sih.... saya pengen menantang diri saya supaya bisa membuat sesuatu yang enak.

Tahun lalu, pisang coklat keju, masak sekarang itu lagi. Bosan ah, terus kepikiran membuat jajan basah. Lihat-lihat resep di cookpad. Woaaa..banyak macamnya, jadi bingung sendiri. Akhirnya setelah ditimbang dan dimikir mateng pake semedi 7 jam alias tidur. Kemudian déjà vu dengan klepon. Waktu masih tinggal di Bali suka sekali beli. Rumah kita dicanggu, jadi belinya diperempatan yang menuju pantai seseh. Disana ada penjual sate, dan klepon dibawah pohon beringin. Rasanya enak banget, lembut dan gula merahnya nampol pas digigit. Jadi kangen. Disini kleponnya kurang nendang, kleponnya kurang lembut pas digigit.
Akhirnya eksekusi. Langsung berangkat kepasar beli bahan.

Klepon
I Kg tepung beras ketan rosebrand
200 gr tepung beras rosebrand
¼ gula merah untuk isian
Pasta pandan atau air pandan yang didapat dari pandan yang diblender
Daun pandan
1 btr kelapa setengah muda (parut)
Garam

Cara membuat

Campur tepung beras ketan dan tepung beras ke dalam sebuah wadah, beri air pandan yang sudah dihangatkan sedikit demi sedikit sampai bisa dipulung, jangan terlalu lembek atau kering. Biasa saja.

Buat bulatan dan isi dengan gula merah. Taburi wadah untuk menaruh bulatan dengan sisa tepung ketan supaya tak lengket.

Panaskan kukusan, setelah airnya mendidih kukus parutan kelapa selama 15 menit. Setelah itu angkat dan taburi sejumput garam.

Setelah selesai membuat bulatan, panaskan air, simpulkan daun pandan dan didihkan. Kemudian masukkan bulatan-bulatan klepon ke dalam air yang mendidih. Tunggu sampai mengapung, angkat dan tiriskan sebentar, saat masih panas, gulingkan klepon ke dalam parutan kelapa.

Klepon siap dinikmati. Enak banget saat disantap bersama wedang ronde. Untuk isinya supaya simple saya beri potongan pisang tanduk. Aslinya sih, tangan sudah capek kalo musti membuat pulungan untuk isian  wedang ronde. Wkwkkwkwkw……..ngeles.

Wedang Ronde
Bahan:
Jahe sesuai selera
Gula merah sesuai selera
Kapulaga
Kayu manis
Sereh, diambil putihnya lalu geprek

Cara membuat:

Kerok kulit jahe, geprek dan bakar. Kemudian masukkan semua bahan ke dalam panci. Tunggu sampai mendidih dan biarkan mendidih sampai 5 menit. Kemudian matikan

Saat bedug magrib tiba, key langsung melahap klepon klepon itu dengan mata berbinar. “Mama pinter! Rasanya memang enak pake bingit. Yeeee…senyum emaknya langsung lebar, sueneng poll dapat penghargaan dari anak.

Sedangkan misua mengoreksi isi klepon yang katanya kurang banyak. Jadi kalo digigit gula merahnya berasa lumer di mulut. Ho hohooooooo wokey, next kalau buat lagi yach.

Oh ya Klepon jadi sekitar 165 biji. Woaaa banyak banget. Apalagi dengan biaya sekitar 30 ribu. Hmmm.....asli murah dan tentu saja jauh lebih sehat.

Terus saya iseng bilang ke suami, "yank.....aku jualan kue yach....." berasa sombong sudah bisa bikin klepon, hehehhehe. Kuhitung..kalo dijual bisa dapet income 100 persen lho. Lumayan!

"Enggak usah, aku nggak suka lihat ayank terus sibuk didapur....." katanya dengan nada tegas.

Waks.....gubrakkkkk







Comments

Tulisan Beken