Pecinta Bakso Wajib Kesini!







Salah satu jajanan favorit,  murah, enak dan mengenyangkan adalah Bakso. Bentuknyapun semakin kesini makin wow, ada bakso beranaklah, bakso hamillah, bakso granatlah, bakso kabutlah, bakso setanlah. Tetapi, dari semua nama-nama itu saya lebih menyukai bakso original. Gedenya standart aja. Cukup diperut saya, nggak blenger dan eneg, karena kegedean bakso. Wong saya nyari taste, bukan gede-gedean bakso. Berabe ntar kalo mabok bakso. Wkwkwkwkwkkw.


Soal rasa memang tiap orang memiliki selera yang berbeda. Ada yang suka gurih, seperti saya, asin, hambar atau manis. Maka saya kudu test rasa dulu, sebelum mengamini rekomendasi tempat makan. Nggak mau ikut-ikutan apa kata orang, nggak peduli tempat itu terkenal dimedsos, nggak peduli tempat itu rame apa tidak. Yang penting enak menurut selera kami. Jadinya benar-benar selektif. Dan dijember itu nggak banyak bro. Kebanyakan rasanya biasa aja, Cumasebagai pengganjal perut, nggak bikin nagih. Hahahaha itu yang susah.

Lalu, sewaktu saya kerumah bulik, yang membuka warung bakso. Kami disuguhi bakso kikil babat buatannya.Sebelum saya tambahin kecap dan saos, saya cicipin dulu kuah baksonya. Dari sini kita bisa tahu, apakah baksonya enak apa tidak. Wahhhhhh…sekali sesap, lidah saya sudah berdecak, nikmatnya kebangetan. Kuahnya benar-benar berasa kaldu daging.  Sangat berbeda dengan bakso yang pernah saya santap sebelumnya. Nggak usah dikasih apapun sudah enak. Kemudian saya gigit baksonya. Hmmm….daging sapinya sangat terasa. 


Tergelitik dengan rasa kuahnya. Kemudian saya tanya pada bulik, apa ada resep rahasia. Ternyata Bulik tak sungkan membagi resepnya. Katanya kuahnya diberi tulang sumsum sapi. Pantes enak! Ada rebusan tulang sumsum sih.

Mata saya langsung membulat. Jarang-jarang bisa mendapatkan sesuatu yang enak begini. Apalagi kita tahu banyak sekali nutrisi yang terkandung dalam tulang sumsum diantaranya adalah kolagen, gelatin, asam hyaluronic, kondroitin sulfat, glycans glycosamino, prolin, glisin, kalsium, fosfor, magnesium dan kalium. Semua ini sangat membantu bagi perkembangan sendi, tulang, ligamen dan tendon serta rambut dan kulit yang sehat, seperti yang dilansir oleh carakhasiatmanfaat.com

Kemudian saya tanyakan pada misua dan anak wedok, apakah baksonya enak apa tidak. Karena saya tahu mereka pemilih. Keduanya mengangguk setuju. Hokya! Berarti bukan lidah saya saja yang menyetujui bakso ini benar benar enak.. Bakso buatan bulik patut diacungi jempol, bukan karena yang membuat bulik saya sendiri. Tetapi baksonya benar-benar enak dan layak mendapatkan aplaus, prok..prok..prok. Setelah selesai menghabiskan bakso, kemudian saya meminta ijin untuk mengambil foto. Biar bisa saya buat tulisan sebagai salah satu bentuk apresiasi saya karena kelezatan bakso yang dibuat bulik dan paklik juga. Hehehhehehe.


Oh ya, kalau mau kesini, tempatnya di jalan raya Ajung klompangan, disamping toko pakaian serba 35000 ribu yang dulunya dipakai indomaret. Harga semangkuknya Rp. 10.000 rupiah.
Monggo kalo lewat, atau mau pergi ke puslit silakan mampir kesana. Bawa rombongan juga boleh. Jam buka antara jam 10 pagi sampai habis. 

Jangan khawatir soal tempat, meskipun tempatnya kecil, tetapi soal rasa, nggak bisa nyaingin. Bakso kikil babat milik bulik uenaaaakkkkk tenan.
 


Comments

Tulisan Beken