Suka Duka Tantangan Menulis Random 2017 Bersama Nulisbuku.com





Sewaktu mengikuti tantangan menulis random 2017 bersama Nulisbuku.com. Sebenarnya ada kekhawatiran, bisa nggak nih pegang komitmen untuk terus menulis. Sebab, waktunya pas puasa dan hari raya idul fitri. Apalagi,  menulisnya, tergantung dengan mood, kalau lagi mood bagus, idenya lancar jaya, tetapi kalau nggak….malah berhari-hari nggak menulis sama sekali. Entah itu mentok ide atau memang dilanda rasa malas. Tetapi semua kekhawatiran itu kutepis. Bagaimana kita tahu tanpa mencobanya. Ya sudahlah…bismillah. 


Alhamdulillah, sampai detik ini, semua berjalan sesuai koridor. Tiap hari, ide menulis muncul. Meskipun terkadang moodku tidak bagus. Namun toh atetap menghasilkan satu tulisan. Sampai ketawa sendiri, tanpa harus jungklang –jungklang mencarinya. Semua itu karena seperti ada keharusan untuk menulis. Ntar kalo tak menulis, ngerasa bersalah. Hahhahahaha….sepertinya aku memang perlu pressure.

Lalu, kemarin, ada masalah. Karena kita berlebaran kerumah Ibu. Lantas, disana tidak ada internet, apalagi wifi. Ditambah dengan telpon seluler kami yang tidak mendapatkan signal sama sekali. Padahal puisi di blog sudah tinggal dishare ke laman facebook saya. Setelah keliling sungkem ke rumah sodara-sodara. Mampirlah kita kerumah kakak, buat share tulisan.
Misua sampai geleng-geleng kepala, lihat tingkah saya. Duh segitunya dibela-belain. It’s oklah, namanya tanggung jawab. Mo ada sunatan massalpun tetap dilawan.

Dari situ, lantas saya mendapat pelajaran. Menulis tiap hari,ibarat melawan ego dan rasa malas. Ternyata selama ini, saya banyak ngeles, dengan banyak mengungkapkan kata malas. Padahal sejatinya bila dilawan, rasa malas akan kalah. 

Semoga saja, tantangan itu tetap terpatri dalam hati. Saya bisa menghadirkan tulisan-tulisan, baik itu cerpen, cerbung, puisi atau celotehan saya sehari-hari.

Bismillah bisa.

Comments

Tulisan Beken