Andai Semua Nama Bulan Diganti Agustus Semua.


anak-anak sedang menyimak arahan pak RT kami.


Yuhuiiiiiii…bulan agustus!

Dibandingkan dengan bulan yang lain bulan agustus menempati rangking kedua terkeren setelah bulan ramadhan. Kenapa….karena di bulan agustus adalah hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Jalan-jalan tambah semarak dengan adanya bendera merah putih yang menghiasi sepanjang jalan protokol. Bukan hanya di protokol saja, tetapi juga sampai di gang-gang sempit. Selain itu banyak diadakan lomba, karnaval dan hiburan grastis.  
Semua orang, baik tua, muda menyambutnya dengan antusias, apalagi anak-anak…….mereka berteriak girang, dan jauh-jauh hari sudah menanyakan tentang perlombaan.


Siapa sih yang nggak seneng, mengikuti lomba? Selain untuk berkompetisi, dapat hadiah pula. Ada lomba bawa kelereng, makan kerupuk, masukkan belut, pecahin balon atau membawa air dengan tangan. Hmmm…jadi kebayang masa kecil.

Bicara mengenai agustusan Perasaan saya, semua orang jadi kompak, mereka bersatu padu,semangat gotong royong buat merayakannya. Menepikan semua ego. Seneng saya lihatnya.nggak ada senggol-senggolan lagi, nggak ada cubit-cubitan lagi, nggak ada gondok-gondokan lagi akibat perbedaan. Semua melebur.yang diomongin, bagaimana mencari sponsor, kegiatan lomba dan keseruannya. Dengernya jadi enak, lebih memotivasi. Nggak masalah dapet sumbangan dari mana aja oke. Nggak lihat agama dan ras, yang penting program jalan. Semua orang senang,

Andai begini terus,kan enak to. Bisa menebarkan aroma positif, kagak negatif melulu. bisa memberikan nilai positif pada anak. Nggak nebarin kebencian melulu.
Kasihan mereka, disogokin masalah kebencian terus, mampet ntar otaknya.berabe. hihihihihi

 Habisnya saya capek, lihat media daring, isinya, bikin esmosi. Pergi kewarung, mereka juga ngobrolnya sama. Keluhan saja adanya. Nggak ada positif vibenya sama sekali. Hidup seperti membawa batu besar dikepala. 

Ya sudah gitu aja






Comments

Tulisan Beken