Hujan Dan Segelas Teh Bunga Kamboja

 
Frangipani Tea with Cinnamon




 Hujan mulai mengguyur sejak jam dua siang. Cuaca yang tadi panas, berangsur sejuk. Setelah selesai menyetrika. Rasa lapar mulai menyerang. Akupun bergegas ke dapur membuat camilan untuk keluarga. Camilan ndeso, rebusan pisang. Kemudian mataku melihat keluar jendela, menikmati titik-titik hujan, dan pandanganku tertumpu pada bunga kamboja yang sedang mekar didepan dapur. Kuning mempesona, serasa menghipnotis dan membawa khayalku terbang mengarungi pusaran waktu.


Dirumah, ada beberapa pohon bunga kamboja. Ada yang kutanam ditanam diluar dan beberapa kutanam didalam pot. Bunganya mempesona dan baunya yang wangi telah membuatku jatuh cinta.

Bunga kamboja memang cantik,meskipun gugur, aku suka memungutnya. Dan bunga bunga itu ku tempatkan dalam wadah, untuk pemanis meja dan ruangan. Hal sederhana yang bisa menyalakan semangatku bekerja.

Kadang... Aku juga memanfaatkannya sebagai pewangi lulur dan mandi rempah. Badankupun menjadi segar dan harum.

Kupetik beberapa kuntum bunganya. Lalu aku menjerang air dan kutambahkan sepotong kayu manis. Aku ingin membuat teh dari bunga kamboja!Yuhuiiii

Menurut beberapa sumber yang kubaca di internet. bunga kamboja memiliki khasiat untuk menurunkan demam dan baik bagi pencernaan.

Well.... kita coba saja, sebagai peneman pisang rebus.
Hmmm.... rasanya seperti teh, ringan dan ada bau wangi. 

Comments

Tulisan populer